PERBEDAAN LAMA LEPAS TALI PUSAT PERAWATAN DENGAN MENGGUNAKAN KASA STERIL DIBANDINGKAN KASA ALKOHOL DI DESA BOWAN KECAMATAN DELANGGU
Tali
pusat merupakan bagian dari plasenta penghubung umbilicus antara janin dengan ibu.
Bayi baru lahir (neonatus) rawan terkena infeksi maupun tetanus pada tali pusat
yang dapat mengakibatkan kematian. Oleh karena itu kebersihan selama perawatan
tali pusat sangat penting bagi neonatus.
Perawatan tali pusat mengalami
perkembangan dalam usaha mempercepat pelepasan tali pusat serta pencegahan
terjadinya infeksi dan tetanus pada tali pusat. Oleh karena itu peneliti membandingkan lama
pelepasan tali pusat dengan menggunakan kassa 70% alkohol atau kassa steril. Di
dapatkan hasil bahwa pelepasan tali pusat pada responden yang menggunakan kassa
steril membutuhkan waktu 5-7 hari. Sedangkan responden yang menggunakan kassa
70%, membutuhkan waktu lebih dari 7 hari.
Kain kasa
steril memiliki serat yang lebar, hal tersebut memudahkan untuk dilalui udara
sehingga mampu mempercepat proses pengeringan dan pelepasan tali pusat. Hal
lain yang harus diperhatikan adalah longgarkan lilitan kasa steril pada tali
pusat, hal ini bertujuan agar tali pusat tidak kembali lembab.
Penggunaan kasa alkohol sangat efektif
sebagai antiseptik. Namun di Indonesia yang beriklim tropis, alkohol akan mudah
menguap dan menciptakan keadaan yang lembab.
Keadaan tersebut menjadi penyebab pelepasan tali pusat menjadi lebih
lama.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam
proses perawatan tali pusat penggunaan kassa steril lebih baik dibandingkan
menggunakan kasa alkohol.
Daftar Pustaka :
Utami, D.& Sulastri.
(2009). Perbedaan Lama Lepas Tali Pusat Perawatan dengan Menggunakan Kassa
Steril Dibandingkan dengan Kasa Alkohol di Desa Bowan Kecamatan Delanggu,
19–26.
PERBEDAAN LAMA LEPAS TALI PUSAT PERAWATAN DENGAN MENGGUNAKAN KASA STERIL DIBANDINGKAN KASA ALKOHOL DI DESA BOWAN KECAMATAN DELANGGU
Tali
pusat merupakan bagian dari plasenta penghubung umbilicus antara janin dengan ibu.
Bayi baru lahir (neonatus) rawan terkena infeksi maupun tetanus pada tali pusat
yang dapat mengakibatkan kematian. Oleh karena itu kebersihan selama perawatan
tali pusat sangat penting bagi neonatus.
Perawatan tali pusat mengalami
perkembangan dalam usaha mempercepat pelepasan tali pusat serta pencegahan
terjadinya infeksi dan tetanus pada tali pusat. Oleh karena itu peneliti membandingkan lama
pelepasan tali pusat dengan menggunakan kassa 70% alkohol atau kassa steril. Di
dapatkan hasil bahwa pelepasan tali pusat pada responden yang menggunakan kassa
steril membutuhkan waktu 5-7 hari. Sedangkan responden yang menggunakan kassa
70%, membutuhkan waktu lebih dari 7 hari.
Kain kasa
steril memiliki serat yang lebar, hal tersebut memudahkan untuk dilalui udara
sehingga mampu mempercepat proses pengeringan dan pelepasan tali pusat. Hal
lain yang harus diperhatikan adalah longgarkan lilitan kasa steril pada tali
pusat, hal ini bertujuan agar tali pusat tidak kembali lembab.
Penggunaan kasa alkohol sangat efektif
sebagai antiseptik. Namun di Indonesia yang beriklim tropis, alkohol akan mudah
menguap dan menciptakan keadaan yang lembab.
Keadaan tersebut menjadi penyebab pelepasan tali pusat menjadi lebih
lama.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam
proses perawatan tali pusat penggunaan kassa steril lebih baik dibandingkan
menggunakan kasa alkohol.
Daftar Pustaka :
Utami, D.& Sulastri.
(2009). Perbedaan Lama Lepas Tali Pusat Perawatan dengan Menggunakan Kassa
Steril Dibandingkan dengan Kasa Alkohol di Desa Bowan Kecamatan Delanggu,
19–26.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar