Kamis, 16 Oktober 2014

Resum Jurnal 1



 PERBEDAAN LAMA LEPAS TALI PUSAT PERAWATAN DENGAN MENGGUNAKAN KASA STERIL DIBANDINGKAN KASA ALKOHOL DI DESA BOWAN KECAMATAN DELANGGU

Tali pusat merupakan bagian dari plasenta penghubung umbilicus antara janin dengan ibu. Bayi baru lahir (neonatus) rawan terkena infeksi maupun tetanus pada tali pusat yang dapat mengakibatkan kematian. Oleh karena itu kebersihan selama perawatan tali pusat sangat penting bagi neonatus.
Perawatan tali pusat mengalami perkembangan dalam usaha mempercepat pelepasan tali pusat serta pencegahan terjadinya infeksi dan tetanus pada tali pusat. Oleh karena itu peneliti membandingkan lama pelepasan tali pusat dengan menggunakan kassa 70% alkohol atau kassa steril. Di dapatkan hasil bahwa pelepasan tali pusat pada responden yang menggunakan kassa steril membutuhkan waktu 5-7 hari. Sedangkan responden yang menggunakan kassa 70%, membutuhkan waktu lebih dari 7 hari.
Kain kasa steril memiliki serat yang lebar, hal tersebut memudahkan untuk dilalui udara sehingga mampu mempercepat proses pengeringan dan pelepasan tali pusat. Hal lain yang harus diperhatikan adalah longgarkan lilitan kasa steril pada tali pusat, hal ini bertujuan agar tali pusat tidak kembali lembab.
Penggunaan kasa alkohol sangat efektif sebagai antiseptik. Namun di Indonesia yang beriklim tropis, alkohol akan mudah menguap dan menciptakan keadaan yang lembab.  Keadaan tersebut menjadi penyebab pelepasan tali pusat menjadi lebih lama.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam proses perawatan tali pusat penggunaan kassa steril lebih baik dibandingkan menggunakan kasa alkohol.

Daftar Pustaka :
 

Utami, D.& Sulastri. (2009). Perbedaan Lama Lepas Tali Pusat Perawatan dengan Menggunakan Kassa Steril Dibandingkan dengan Kasa Alkohol di Desa Bowan Kecamatan Delanggu, 19–26.





 PERBEDAAN LAMA LEPAS TALI PUSAT PERAWATAN DENGAN MENGGUNAKAN KASA STERIL DIBANDINGKAN KASA ALKOHOL DI DESA BOWAN KECAMATAN DELANGGU

Tali pusat merupakan bagian dari plasenta penghubung umbilicus antara janin dengan ibu. Bayi baru lahir (neonatus) rawan terkena infeksi maupun tetanus pada tali pusat yang dapat mengakibatkan kematian. Oleh karena itu kebersihan selama perawatan tali pusat sangat penting bagi neonatus.
Perawatan tali pusat mengalami perkembangan dalam usaha mempercepat pelepasan tali pusat serta pencegahan terjadinya infeksi dan tetanus pada tali pusat. Oleh karena itu peneliti membandingkan lama pelepasan tali pusat dengan menggunakan kassa 70% alkohol atau kassa steril. Di dapatkan hasil bahwa pelepasan tali pusat pada responden yang menggunakan kassa steril membutuhkan waktu 5-7 hari. Sedangkan responden yang menggunakan kassa 70%, membutuhkan waktu lebih dari 7 hari.
Kain kasa steril memiliki serat yang lebar, hal tersebut memudahkan untuk dilalui udara sehingga mampu mempercepat proses pengeringan dan pelepasan tali pusat. Hal lain yang harus diperhatikan adalah longgarkan lilitan kasa steril pada tali pusat, hal ini bertujuan agar tali pusat tidak kembali lembab.
Penggunaan kasa alkohol sangat efektif sebagai antiseptik. Namun di Indonesia yang beriklim tropis, alkohol akan mudah menguap dan menciptakan keadaan yang lembab.  Keadaan tersebut menjadi penyebab pelepasan tali pusat menjadi lebih lama.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam proses perawatan tali pusat penggunaan kassa steril lebih baik dibandingkan menggunakan kasa alkohol.

Daftar Pustaka :
 

Utami, D.& Sulastri. (2009). Perbedaan Lama Lepas Tali Pusat Perawatan dengan Menggunakan Kassa Steril Dibandingkan dengan Kasa Alkohol di Desa Bowan Kecamatan Delanggu, 19–26.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar